Inilah 7 Cara agar Bawang Putih Bisa Bertahan Lebih Lama

0 Comments

Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan. Tingginya popularitas bawang putih disebabkan dari aromanya yang tajam, teksturnya yang mampu menyatu dengan bahan-bahan masakan lain saat dimasak, dan masih banyak lagi.

Meski begitu, bawang putih rentan busuk lebih cepat dari seharusnya, bilamana tidak disimpan dengan baik. Sangat merugikan untuk kita semua, apalagi jika dibeli dalam jumlah besar, tak terhitung berapa kerugian yang tercapai.

Itulah sebabnya kamu mencari tahu cara menyimpan bawang putih supaya tetap segar seperti sedia kala. Demikianlah kamu bisa memasak makanan dengan bawang putih tanpa perlu memikirkan efek sampingnya lagi. Tak perlu berlama-lama lagi, berikut beberapa cara menyimpan bawang putih.

Menyimpan bawang putih di lingkungan luar pada suhu ruang

Cara termudah untuk menyimpan bawang putih adalah dengan membungkusnya dalam kantong jaring, lalu meletakkannya di lingkungan luar pada suhu ruang.

Biasanya, bawang putih bertahan paling lama saat diletakkan di lingkungan luar pada suhu 60 hingga 65 derajat, dengan catatan lingkungan tersebut tidak terlalu lembab ataupun kering.

Meletakkan bawang putih pada ruangan dengan suhu sangat dingin dapat membuat siung bawang putih cepat mengerut dan membatu, sehingga menjadi tidak aman jika dikonsumsi.

Dalam mengatasi hal ini, kamu bisa menyimpan bawang putih di bawah pot bunga tanah liat tanpa glasir di lemari, buatlah humidor kecil tanpa memutus sirkulasi udara, yang dapat menyebabkan pembusukan.

Menyimpan bawang putih di laci lemari es

Menyimpan bawang putih di laci lemari es dapat mengatasi masalah kelembaban. Bahkan, dapat menguntungkan secara ekonomi, lantaran bawang putih dingin yang ditempatkan di suhu kamar dapat bertunas.

Diletakkan dalam freezer

Kamu bisa memulai cara ini dengan memasukkan bawang putih yang sudah dikupas ke dalam blender dengan sedikit air, digiling-dicincang sampai merata. Jika sudah, bekukan bawang putih yang sudah dikupas ke dalam bagian freezer. Setelah bawang putih sudah beku, simpanlah ke dalam wadah kedap udara.

Pengeringan

Mengeringkan bawang putih cukup mudah dilakukan. Potong saja bawang putih yang sudah dikupas menjadi banyak bagian, kemudian masukkan irisan ke dalam oven dengan pintu sedikit terbuka.

Tunggu beberapa lama sampai permukaannya sudah agak lunak, lalu simpan dalam wadah kedap udara. Bawang putih bisa tersimpan dalam kurun waktu yang cukup lama asal kedap udara dan tertutup rapat.

Masukkan dalam setoples minyak berbumbu

Pastikan bawang putih yang kamu masukkan ke dalam setoples minyak berbumbu sudah lunak. Tambah lagi, toples ini harus disimpan di lemari es selama kurang lebih tiga minggu, lebih dari itu terpaksa dibuang.

Memanggang umbi bawang putih

Ini merupakan cara yang efektif dalam mencegah pembusukan pada bawang putih. Karena kamu tidak perlu mengupas lagi, tekstur pun sudah lembut dan segar. Cocok sekali dioleskan pada roti yang enak dan kering atau dilumuri pada pizza.

Untuk memanggang umbi bawang putih, cukup olesi sedikit piring dengan minyak zaitun. Masukkan beberapa umbi bersih lalu panggang pada suhu 350 derajat selama 45 menit. Gunting ujung umbi dan peras isinya.

Bekukan bawang putih dalam wadah freezer kedap udara; biarkan sekitar seminggu di kulkas. Pastikan masih terdapat minyak dalam bawang putih, karena ini menunjukkan bahwa bawang putih tersebut tidak membeku dengan keras.

Acar

Cara terakhir untuk menyimpan semua bawang putih adalah dengan membuat acar. Dengan memasukkan siung bawang putih yang sudah dikupas ke dalam toples. Memandikan toples tersebut dengan sedikit garam dan cuka. Biarkan beberapa lama sampai kamu mengambil bawang putih karena membutuhkannya.

Itulah beberapa cara agar bawang putih bisa bertahan lebih lama. Pakailah bawang putih terbaik agar kamu terhindar dari hal-hal yang kurang diinginkan. Dengan mendapatkannya di Tanihub, salah satu platform penyedia bawang putih segar berkualitas, diperoleh langsung dari petani Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *